WEBINAR HIMA AGRONURSING SERIES #3 Edukasi Pentingnya Aktivitas Fisik dan Gizi Seimbang Di Masa Pandemi COVID-19”

WEBINAR AGRONURSING SERIES #3

D3 KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER KAMPUS KOTA PASURUAN

Sabtu, 19 September 2020

oleh: Ahda Khoirotun Naafi’a, Ramadhan Hasan Fahrezi, Ria Lasmita

(Panitia Webinar Agronursing D3 Keperawatan UNEJ Kampus Kota Pasuruan Series #3)

Pasuruan – Sabtu (19/09), D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Kota Pasuruan telah menyelenggarakan Webinar Agronursing Series yang ke-4 dengan mengangkat tema mengenai “Edukasi Pentingnya Aktivitas Fisik dan Gizi Seimbang Di Masa Pandemi COVID-19”. Webinar dimulai dari pukul 09.00-Selesai. Webinar ini disiarkan langsung melalui aplikasi Zoom dan live streaming Yotube HIMA D3 Keperawatan UNEJ Pasuruan. Pemateri pertama dari webinar ini yaitu Ibu Erlyna Jayeng Wijayanti SST. Gizi, M. Gz yang bertugas sebagai dosen prodi Ilmu Gizi Poltekkes Kemenkes Surabaya. Pemateri kedua yaitu Ners Feri Ekaprasetia., M.Kep yang bertugas sebagai dosen STIKES dr. Soebandi Jember dan pemateri yang terakhir adalah dosen kami dari D3 Keperawatan UNEJ Kampus Pasuruan dengan Ners. Dwining Handayani M.Kes.

Materi pertama dibuka oleh Ibu Erlyna Jayeng Wijayanti, SST. Gizi, M. Gz yang merupakan dosen dari Poltekkes KemenKes Surabaya. Kali ini pemateri menyampaikan topik mengenai “Pentingnya Aktivitas Fisik dan Gizi Seimbang di Era New Normal”. Dalam topik yang dibawakan, pemateri menyampaikan tentang pentingnya melakukan aktivitas fisik dan memenuhi gizi seimbang bagi tubuh. Hal ini juga untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi pandemi COVID-19. Adapun aktivitas fisik yang telah dijelaskan oleh beliau yaitu :

  1. Melakukan aktivitas fisik setidaknya 300 menit/minggu sesuai anjuran WHO dan
  2. Untuk anak-anak dan remaja (5-17 tahun), 60 menit aktivitas fisik harian dengan intensitas  aerobik sedang, dengan penguatan otot dan  tulang 3x/minggu.

Untuk orang dewasa dan lanjut usia (>17 th), aktivitas fisik  selama 75 menit/minggu dengan latihan aerobik intensitas  tinggi atau 150 menit/minggu aerobik intensitas sedang,  dengan penguatan otot dan tulang. Sedangkan untuk pemenuhan gizi bisa berupa makan-makanan yang beragam dan bergizi.

Materi kedua disampaikan oleh Ners Feri Ekaprasetia., M.Kep dengan membawa topik Evidence Based Aktivitas Fisik & Nutrisi dalam Masa Pandemi COVID-19”. Dari topik tersebut, adapun penjelasan yang menarik yaitu mengenai kebutuhan vitamin oleh tubuh. Salah satu contoh yang telah dijelaskan oleh beliau adalah pentingnya vitamin bagi tubuh sebagai proteksi imun di masa pandemic COVID-19. Beliau juga menjelaskan kadar vitamin C yang dibutuhkan oleh Laki-laki dan perempuan, untuk laki-laki sebanyak 90 mg dan perempuan sebanyak 75 mg.

Kemudian materi yang terakhir disampaikan oleh Ners. Dwining Handayani M.Kes dengan topik yang beliau bawakan yaitu “Peran Gizi Seimbang & Aktivitas Fisik dalam Meningkatkan Sistem Imunitas di Era New Normal”. Dari topik tersebut, beliau mengupas banyak hal mengenai gizi dan aktivitas fisik sebagai pelengkap dari dua pemateri di atas. Adapun 13 pesan dasar gizi seimbang dari beliau yaitu:

  1. Makanlah aneka ragam makanan;
  2. Makanlah makanan untuk memenuhi kebutuhan energi;
  3. Makanlah makan sumber karbohidrat setengah dari sumber energi;
  4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi;
  5. Gunakan garam beryodium;
  6. Makan makanlah sumber zat besi;
  7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai usai 6 bulan;
  8. Biasakan makan pagi;
  9. Minumlah air bersih, aman dan cukup;
  10. Lakukan kegiatan fisik dan olah raga;
  11. Hindari minum-minuman berakohol;
  12. Makan makanlah yang aman bagi kesehatan; dan,
  13. Bacalah label pada makanan yang dikemas.

Dari paparan materi di atas, adapun pertanyaan dari salah satu audien yang cukup menarik dan ditujukan pada Ners Feri Ekaprasetia., M.Kep yaitu “Ada beberapa pemain sepak bola yang terpapar virus COVID-19, yang bisa dibilang untuk kebutuhan gizi Serta aktivitas fisik mereka bisa dibilang sudah baik lalu faktor apa yang menyebabkan mereka bisa terpapar?” kemudian jawaban singkat dan jelas dari Ners Feri Ekaprasetia., M.Kep yaitu bahwasanya semua orang mudah terpapar virus COVID-19 namun, survive dari masing-masing yang akan lebih berpengaruh kedepannya. Misal pemain bola tersebut terpapar, dalam kasus yang sama adapun seorang tentara yang terpapar dengan mudahnya namun setelah satu minggu beliau dinyatakan negatif. Sedangkan orang yang kebutuhan gizi nya kurang terpenuhi, maka COVID-19 bisa bertahan lama dalam dirinya.

Kesimpulan dari webinar ini adalah, kita harus menjaga pola makan dan aktivitas dengan baik. Karena, sekalipun kita terkena COVID-19 kita bisa mempunyai peluang lebih banyak untuk mencapai target kesembuhan.

Masuk isolasi tanpa gejala seminggu swap langsung negative rentang survive nya berbeda.

 

Materi:

  1. “Pentingnya Aktivitas Fisik dan Gizi Seimbang di Era New Normal”
  2. Evidence Based Aktivitas Fisik & Nutrisi dalam Masa Pandemi COVID-19”
  3. “Peran Gizi Seimbang & Aktivitas Fisik dalam Meningkatkan Sistem Imunitas di Era New Normal”

Stream Here:
https://youtu.be/Bn2KPmAVZfc