Menyiapkan Lulusan Yang Unggul Dan Siap Kerja, Menggandeng DUDI Dalam Seminar Dan Workshop

Sabtu, 5 Desember 2020 Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember kembali mengadakan seminar dan workshop tentang modern wound dressing. Acara yang dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu ini merupakan rangkaian kegiatan hibah PPPTV (Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi). Tujuan kegiatan ini tak lain adalah menyiapkan lulusan Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember kampus Lumajang menjadi lulusan yang unggul dan siap kerja. Dalam program PPPTV sendiri fokus kegiatan dilaksanakan dengan perkawinan antara akademik dengan dunia usaha dan dunia industri yang lebih dikenal dengan sebutan DUDI. Bertajuk  Legalitas Home Care Dan Aplikasi Modern Wound Dressing Berbasis Agronursing Pada Pasien Diabetus Melitus Di Masa Pandemi  Covid-19 Dan Era Revolusi Industry 4.0 seminar dan workshop kali ini sukses memukau para peserta.

Kegiatan diawali seremonial dengan sambutan Koordinator Prodi D3 Keperawatan, Ns Nurul Hayati,S.Kep.,MM. Dalam sambutan bliau menyampaikan terima kasih atas dukungan Ibu Dekan Fakultas Keperawatan, Ns. Lantin Sulistyorini,S.Kep.,M.Kes sehingga acara seminar dan workshop ini dapat dilaksanakan dengan baik. Kemudian acara dilanjutkan dengan pretest memanfaatkan quizzis sebagai aplikasi pembelajaran di era revolusi industry 4.0.

Gambar: Koordinator Prodi memberikan sambutan, bergabung secara daring via zoom

Ketua DPW INWOCNA Jawa Timur turun gunung langsung mengawal acara ini dengan penyampaian materi perdana yang bertajuk Legal Etik Keperawatan Luka. Dalam materinya Ns. Arie Kussetyono Utomo,S.Kep,ETN menyampaikan bahwa perawat senantiasa menjunjung tinggi nama baik profesi, aplikasi perilaku yang dapat diukur. Perawat dapat melaksanakan praktik mandiri keperawatan namun demikian harus melengkapi diri dengan STR, SIPP dan sertifikat keahlian sehingga perawat dapat memberikan layanan keperawatan dengan aman dan resmi, itulah yang disebut professional.

Materi kedua disampaikan oleh Sekretaris DPW InWOCNA Jawa Timur yang berjudul Modern Wound Dressing pada Luka DM berbasis Agronursing. Modern wound dressing merupakan salah satu metode perawatan luka dengan cara tertutup dan lembab yang difokuskan untuk menjaga luka dari dehidrasi dan meningkatkan proses penyembuhan luka. Banyak sekali produk pertanian/ perikanan dan tanaman herbal yang sudah dimanfaatkan dalam modern wound dressing seperti aloe vera, curcumin, madu, bahkan cangkang udang yang diambil kandungan chitosannya sebagai potensial pengganti balutan luka. Tentunya bahan-bahan tersebut telah diproses dan dilakukan penelitian keefektifannya dalam perawatan luka modern.

Materi ketiga disampaikan oleh Ns. Imam Muhaji,S.Kep.M.H.Kes tentang Strategi Manajemen Praktek Mandiri Keperawatan Bidang Modern Wound Dressing. Peluang praktik keperawatan mandiri bidang modern dressing saat ini telah memanfaatkan teknologi, manajemen pemasaran menggunakan internet membuat nursepreneur bidang ini mudah dikenal masyarakat sehingga keberadaannya mudah ditemukan dan dimanfaatkan. Pelayanan berbasis teknologi dan ilmu pengetahuan menjadi kolaborasi yang indah dan menjadikan praktek keperawatan mandiri semakin professional di era revolusi industry 4.0.

Gambar : Narasumber memberikan materi tour alat-alat modern wound dressing

Kegiatan seminar dilanjutkan dengan workshop tour peralatan modern wound dressing dan perawatan luka DM. Workshop dilaksanakan di laboratorium “Modern and Complementer Wound Care” dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.  Peserta seminar dan workshop yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan praktisi keperawatan yang berjumlah kurang lebih 60an menyimak dengan antusias setiap materi yang disampaikan oleh ketiga narasumber yang expert dalam bidang modern wound dressing. Penyampaian materi dilengkapi dengan foto dan kasus nyata membawa peserta kepada pengalaman nyata tersendiri. Peserta diajak berinteraksi langsung dengan kasus-kasus yang telah ditangani dan ditemukan para narasumber selama mengelola praktik keperawatan mandirinya.

Gambar: Narasumber memberikan workshop modern wound dressing di laboratorium modern and complementer wound care

Kesan mendalam disampaikan oleh salah satu peserta bahwa dirinya dan teman-temannya semakin bersemangat untuk bisa menjadi perawat professional yang mempunyai keahlian dalam modern wound dressing. Menurutnya apa yang disapkan oleh institusi pendidikan sangat mereka butuhkan guna mendukung masa depan yang gemilang dalam dunia kerja keperawatan. (Red/6/12/20)