Rektor Universitas Jember, Kunjungi warga Penyintas Erupsi Semeru

Warga terdampak erupsi Semeru masih bertahan di sejumlah posko pengungsian sejak gunung Semeru mengalami erupsi Sabtu sore (4/12/21) karena dirasa belum aman untuk kembali ke tempat tinggalnya. Warga terdampak erupsi gunung Semeru masih membutuhkan uluran tangan dari seluruh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pasca erupsi. Masyarakat saling bergotong royong membantu meringankan beban penyintas erupsi. Budaya gotong royong merupakan kekuatan besar masyarakat Indonesia. Tema gotong royong inilah yang diangkat oleh Universitas Jember. Sebagai Kampus Gotong Royong, Universitas Jember turut berperan memberi bantuan donasi kepada penyintas erupsi gunung Semeru.

Rektor Universitas Jember (Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng) beserta jajarannya antara lain Wakil Rektor 1 (Prof.Drs.Slamin, M.Comp,Sc, Ph.D), Wakil Rektor 3 (Prof.Drs. Bambang Kuswandi, M.Sc,Ph.D) dan Ketua LP2M (Dr. Yuli Witono, S.TP., M.P) berkunjung untuk memberikan bantuan kepada penyintas erupsi gunung Semeru di kabupaten Lumajang. Rektor beserta rombongan tiba di Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang hari Senin (13/12/21) pukul 09.00 WIB.

Sebelum ke lokasi posko pengungsian penyintas erupsi gunung Semeru, Rektor beserta jajaran menuju ke kantor Pemkab Lumajang untuk melaksanakan pertemuan dengan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si. Dalam pertemuan, Rektor mengucapkan belasungkawa atas musibah erupsi Semeru yang menimpa warga Lumajang dan juga menyerahkan bantuan donasi Semeru sebesar Rp. 50 juta kepada pemkab Lumajang.

“ Kami, keluarga besar Universitas Jember mengucapkan turut belasungkawa atas terjadinya musibah erupsi gunung Semeru yang menimpa warga Lumajang, semoga kita bisa mengambil hikmah dari musibah ini, Kemendikbudristek juga membebaskan biaya UKT semester untuk mahasiswa Universitas Jember yang terdampak erupsi” kata Rektor Universitas Jember dalam pertemuan di kantor Pemkab Lumajang.

Kedatangan Rektor Universitas Jember disambut baik oleh Wakil Bupati Lumajang, dan sangat berterimakasih kepada Universitas Jember atas donasi yang sudah diberikan.

“Saya mewakili warga Lumajang mengucapkan terimakasih kepada Kemendikbudristek dan Universitas Jember yang sudah memberikan donasi kepada warga terdampak erupsi gunung Semeru, semoga ini bisa bermanfaat bagi warga Lumajang” ujar wakil Bupati.

Setelah bersilaturrahmi dengan Wakil Bupati, Rektor bertolak ke Lokasi posko pengungsian. Lokasi pertama rombongan berkunjung ke posko Universitas Jember “Peduli Bencana Semeru” di sumber Mujur. Lokasi kedua, Rektor menuju ke Posko Utama desa Sumber Mujur di Balai Desa Sumber Mujur dan juga posko kesehatan perawat Ponkesdes dan Universitas Jember Rektor beserta jajaran didampingi relawan dari Fakultas Keperawatan Universitas Jember menyerahkan donasi ke warga dan mahasiswa terdampak berupa uang tunai dan bingkisan alat tulis.

Lokasi ketiga, Rektor menuju ke posko pengungsian di balai desa Pasirian dan SMPN 2 Pasirian. Kedatangan Rektor disambut oleh Kepala desa Pasirian dan Kapolsek Pasirian. Kepala desa mengucapkan terimakasih dan merasa senang dengan keluarga besar Universitas Jember yang sudah berpartisipasi dalam membantu warga terdampak erupsi.

“Saya sangat senang dan berterimakasih kepada Universitas Jember, karena sudah banyak membantu kami dalam pengelolaan atau manajemen penyaluran bantuan donasi ke pengungsi, karena disini kami kekurangan tenaga, jadi dengan adanya relawan dari Universitas Jember, kami merasa terbantu ” tutur Kepala desa di Posko pengungsian.

Terakhir Rektor berkunjung untuk memberikan donasi ke pengungsi di posko yang didirikan oleh kelompok riset Fakultas Keperawatan Universitas Jember  “Bantuan penyanggah bencana erupsi gunung Semeru “ di kecamatan Pasirian. Kedatangan Rektor disambut dengan antusias oleh warga dan anak -anak warga terdampak erupsi Semeru. (EUUT)