UNEJ KAMPUS LUMAJANG IKUT TERJUN LANGSUNG DALAM ACARA PENANAMAN POHON KETAPANG DI BANTARAN SUNGAI JATIROTO

Lumajang, 03 Oktober  2021 , Salah satu upaya untuk mengurangi efek pemanasan global dan perubahan iklim adalah dengan memperbanyak pohon melalui kegiatan tanam-menanam. Untuk maksud tersebut perwakilan Dosen dan Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang ikut terjun langsung bersama komunitas peduli lingkungan melaksanakan penanaman pohon ketapang (Terminalia catappa) pada Hari Sabtu 02 Oktober 2021 di Bantaran Sungai Jatiroto Lumajang. Pohon ketapang sendiri dipilih karena mempunyai kelebihan pertama mudah tumbuh di habitat mana saja, baik untuk menstabilkan ph air, dan memberikan kerindangan, keindahan, keteduhan di sekitar yang menyokong pada penyehatan lingkungan (mencegah erosi, dll)

Adapun, beberapa komunitas yang tergabung dalam kegiatan ini antara lain, Forum Lumajang Sehat (FLS), Genplasma Unej, Biruh Deun, YDSF, Sahabat Polres, Tagana, Duta Anti Narkoba, Lumajang Angler Generation (LAG), dan Yayasan Baca.

Ns Nurul Hayati yang akrab disapa Bu Nurul selaku Koordinator Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember sekaligus Ketua Forum Lumajang Sehat berharap ada nuansa berbeda dari Era Pandemi Covid-19 dengan adanya aksi nyata ke lapangan.

“Saya mewakili dari Forum Lumajang Sehat juga berharap ada nuansa berbeda di era covid ini, tidak hanya dibelakang meja tetapi harus betul-betul ada aksi nyata, meskipun penanaman pohon ini terlihat sederhana namun ini penting”, ujar beliau.

Tak hanya itu saja, Ibu Nurul juga memberikan masukan terhadap kegiatan ini nantinya tetap berjalan dengan secara bersama-sama dan tidak mengibarkan bendera sendiri-sendiri.
“Saya berharap, kegiatan serupa kedepannya dilakukan secara bersama-sama, berkelanjutan dan terstruktur. Tidak mengadakan sendiri-sendiri dengan bendera/komunitas masing-masing. Jika berjalan sendiri-sendiri hasilnya kurang maksimal, tetapi jika bersatu padu maka hasilnya akan luar biasa untuk mewujudkan Lumajang sehat dan bermartabat”tambah beliau.

Joni, peserta dari komunitas foward mengapreasiasi terhadap beberapa kritikan dan masukan yang disampaikan oleh perwakilan dari komunitas.
“Keinginan kita bersama tidak berhenti disini, maka harus ada evaluasi dari kegiatan yang tadi supaya kegitan berikutnya makin sempurna disaat dilakukan kegitan lain dan kritikan itu tidak apa-apa, justru itu sangat berharga”tutur beliau.